Penyesalan

mungkin engkau merasa bahwa aku adalah manusia paling bahagia di dunia ini, yang merasakan banyak cinta dari wanita
merasakan kebahagiaan yang tak pernah kau rasakan dalam kehidupanmu tetapi sesungguhnya aku adalah manusia yang paling malang di dunia ini,
aku merasakan pahit dan manisnya penyesalan ,
sungguh aku melalui kehidupan ini dengan banyak penyesalan..
takkan ada seorangpun yang sanggup menanggung penderitaan yang kualami
siang dan malam kurasakan derita jiwa yang tak henti hentinya menghakimiku terhadap rasa bersalahku
seolah-olah kehidupan ini menghukumku dengan cemeti , yang tak henti hentinya terus mencambuk jiwa dan pikiranku aku merasa sesalku tak pernah pergi, sesalku takkan pernah hilang duhai alam semesta
tak cukupkah rasa derita ini hingga engkau menambah bebanku , memberikan kegilaan jiwa padaku kekasihku telah meninggalkanku dalam perasaan sesalku yang tiada henti-hentinya menghukumku
aku teramat menyesal terhadapnya..Kehidupanku teramat menyedihkan untuk mengingatkanku semua rasa sesal ini.
Dikutip dari http://puisi.indonezia.net/

Poro coro
Poro coro

Posts relacionados: No está disponible si la entrada carece de etiquetas

0 Comentarios

No se permiten nuevos comentarios